![]() |
| He was normal before the accident. He lost one of his legs. Do you fell the hurt? "I do" |
"Poor Steven"
Steven... (bukan nama sebenarnya)
Steven bukan kucing saya, mungkin bukan kucing siapa-siapa.
Lantas siapa yang akan bertanggung jawab akan segala sesuatu yang menimpa Steven?
Steven hanya kucing biasa yang sekarang mungkin sedang diuji Tuhan.
Kucing normal punya 4 kaki. Steven punya 3 kaki. Apakah dia normal? No, physically Stevan tidak normal. Miris melihat saat Steven mencoba berjalan, memang kelihatan biasa saja, tapi tentu kita tidak tahu apa yang dirasakan Steven. Karna saya bukan Steven, kamu bukan Steven, kita bukan Steven. Steven sering datang ke lingkungan kampus saya, sepertinya insiden kaki Steven yang "hilang"baru terjadi. Kelihatan dari masih adanya darah pada kakinya. Banyak asumsi dari teman-teman saya, bahwa Steven mungkin ditabrak oleh "pengendara". Entahlah, pengendara sepeda motor atau mobil atau... apapun jenisnya. Syukurnya, Steven masih bertahan hidup. Entah siapa yang menyelamatkan Steven. Atau mungkin Steven sendiri yang menyelamatkan dirinya. Syukurnya Steven masih hidup..
Saya bukan orang yang pandai berkata-kata, hingga membuat orang lain tersentuh hatinya, ikut merasakan apa yang saya rasakan. Mungkin benar Steven bukan milik siapa-siapa. Tapi Steven milik Tuhan. Kita semua milik Tuhan. Tapi apakah bisa kita berkata bahwa ini semua perbuatan Tuhan? kita hendak menyalahkan Tuhan?
Manusia punya tanggung jawab lebih dari makhluk lainnya di dunia ini. It is our responsibility...
Mungkin Steven hanya satu dari sekian banyak kucing di Indonesia bahkan di dunia ini yang merasakan kejamnya dunia-jalanan. Mugkin marah atau tidak sengaja, tapi Steven juga makhluk hidup. Bukan berarti kita "manusia" bisa berbuat sesuka hati. Sayangnya Steven dan teman-temanya tidak diberi akal. Sudah banyak, sangat banyak, sangat-sangat-sangat banyak kampanye tentang hewan. Untuk tidak menyakiti, untuk tidak memburu, atau apapun itu. Namun sepertinya tidak semua orang peduli, tidak semua orang memiliki rasa empati untuk para hewan ini. Saya hanya bagian kecil dari dunia ini, sama seperti mereka. Saya tidak bisa mengatakan bahwa perbuatan saya benar, dan perbuatan orang lain salah. Hanya sedikit pengaruh yang bisa saya sebarkan. Saya butuh "kita semua" untuk melakukan yang seharusnya dilakukan. Apapun penyebab hilangnya kaki Steven, kita tidak bisa pura-pura tidak tahu. Karna sudah ada yang memberi tahu..
So, whereever you are.. wake up! Masih banyak Steven Steven lain yang butuh bantuan kamu.
"Only when we have become non-violent towards all life will we have learned to live with others"
- Cesar Chavez


